Ciri Ciri Penyakit Kanker Payudara

Selama ini yang terjadi pada penderita adalah baru diketahui bahwa dirinya terserang kanker payudara setelah timbul rasa nyeri atau sakit pada payudara atau setelah benjolan tumbuh semakin membesar pada jaringan payudaranya. Penderita yang mengalami kondisi seperti itu sebenarnya sudah terserang kanker payudara stadium lanjut. Keterlambatan tersebut tentu akan mempersulit penyembuhan. Padahal, akan lebih mudah penyembuhannya jika serangan kanker payudara daapat diketahui sejak dini.

Gambar tahapan perubahan bentuk payudara dalam kanker payudara

Penderita yang terkena kanker payudara stadium awal atau dini tidak merasakan adanya nyeri atau sakit pada payudaranya. Namun demikian, jika payudara diraba, ada benjolan yang tumbuh di dalamnya. Besar-kecilnya benjolan yang tumbuh tersebut sangat bervariasi, tergantung seberapa cepat penderita bisa mendeteksinya. Setelah melewati stadium dini atau memasuiki stadium lanjut, gejala serangan kanker payudara semakin banyak seperti berikut ini dan lihat gambar perubahan dari bentuk payudara :

a. Timbul rasa sakit atau nyeri pada payudara

b. Semakin lama benjolan yang tumbuh semakin membesar

c. Payudara mengalami perubahan bentuk dan ukuran karena mulai timbul pembengkakan

d. Mulai timbul luka pada payudara dan puting susu seperti koreng atau eksim

e. Kulit payudara menjadi berkerut mirip kulit jeruk

f. Terkadang keluar cairan atau darah berwarna merah kehitam-hitaman dari puting susu.

Sampai saat ini, penyebab pasti kanker payudara belum diketahui. Namun, ada berbagai faktor risiko yang berhubungan kanke payudara, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Faktor hormon : yang diduga memegang peranan dalam proses kejadian tumor ini adalah faktor hormon estrogen. Namun, bagiamana mekanisme kejadinnya belum jelas diketahui. Akan tetapi pemberian hormon estrogen dan progesteron pada penggunaan alat kontrasepsi belum terbukti berpengaruh meningkatkan angka kejadian kanker payudara, kecuali pemakaian pil kontrasepsi pada usia muda. Penelitian membuktikan bahwa wanita usia dini (remaja) yang memakai alat kontrasepsi oral (pil) sangat berisiko tinggi terserang  kanker payudara.

2. Pernah menggunakan obat hormonal yang lama, seperti terapi sulih hormon atau hormonal replacement therapy (HRT) dan pengobatan kemandulan.

3. Pemakai kontrasepsi oral pada penderita tumor jinak payudara seperti kelainan fibrokistik.

4. Wanita bekerja pada malam hari. Pusat Penelitian Kanker Fired Hutchison Cancer di Seatle, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa wanita yang bekerja malam hari mempunyai peluang 60% terkena kanker payudara. Cahaya lampu yang kusam pada malam hari dapat menekan produksi melatonin noctural pada otak sehingga hormon estrogen yang diproduksi oleh ovarium meningkat. Padahal diketahui melatonin dapat menekan pertumbuhan sel kanker payudara.

5. Konsumsi makanan berlemak dan berportein tinggi, tetapi rendah serat. Makanan seperti itu mengandung zat karsinogen yang dapat merangsang pertumbuhan sel kanker.

6. Pil kontrasepsi digunakan pada usia muda. Penelitian membuktikan bahwa wanita usia dini (remaja) yang memakai alat kontrasepsi oral (pil) sangat tinggi risikonya terserang kanker payudara.

7. Terapi radiasi pada daerah sekitar dada dan payudara pernah dilakukan.

8. Kontaminasi senyawa kimia berlebihan, baik langsung maupun tidak langsung. Wanita yang merokok memiliki risiko paling besar terserang kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang tidak merokok.

9. Wanita yang mengalami masa menopause setelah berumur 50 tahun

10. Wanita yang tidak pernah melahirkan anak

11. Wanita yang tidak pernah menyusui

12. Salah satu anggota keluarga yang pernah terkena kanker payudara

13. Wanita yang terlalu cepat mendapat menstruasi pertama, yaitu kurang dari umur 10 tahun.

14. Wanita yang terlau banyak mengkonsumsi alkohol


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Tanda Tanda Kanker Payudara and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>